Bisakah Manusia Selamat dari Hantaman Asteroid Raksasa?

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2022 17:10 WIB
Bisakah manusia selamat dari hantaman asteroid raksasa? (Foto: iStock)
Share :

JAKARTA - Hantaman asteroid raksasa sekitar 65 juta tahun lalu, mampu bikin tiga perempat kehidupan di Bumi termasuk peradaban dinosaurus musnah.

Asteroid berbentuk seperti batu luar angkasa yang mengitari Matahari, tetapi jauh lebih kecil dari planet. Ada yang ukurannya sekitar 10 meter, atau bahkan setengah dari pulau yang ada di Indonesia, seperti asteroid Vesta.

Lantas, bagaimana jadinya jika asteroid raksasa menghantam Bumi, bisakah kita selamat?

Dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?, Jumat (7/10/2022), miliaran tahun yang lalu, saat tata surya pertama kali terbentuk, tersisa gumpalan-gumpalan batu luar angkasa yang tidak terlalu besar untuk dijadikan planet.

Sebagian dari batu luar angkasa tersebut berada di sekitaran Mars dan Jupiter, yang mengelilingi Matahari sehingga membentuk kumpulan batu luar angkasa yang disebut sabuk asteroid. Dalam tata surya, ada 8 planet yang dikelilingi oleh sabuk asteroid.

Diperkirakan sekitar 1,9 juta asteroid berada di sekitaran tata surya, kumpulan asteroid ini berpotensi mengarah ke Bumi. Ternyata, faktanya Bumi dihantam oleh ribuan benda langit setiap tahunnya.

Namun, menurut NASA, asteroid tersebut tidak akan memberikan dampak yang besar jika masuk ke wilayah Bumi karena dilindungi lapisan-lapisan atmosfer. Asteroid tersebut akan terbakar, dan terus menipis hingga ujungnya habis sebelum menyentuh daratan.

Walaupun begitu, tetap saja tidak boleh menghiraukan kemungkinan lain yang terjadi. Sulit untuk memprediksi benda-benda langit yang bisa menyebabkan dampak besar bagi Bumi.

Kecepatan asteroid yang dapat berhasil menembus atmosfer Bumi, dapat menimbulkan ancaman yang luar biasa. Selain ukurannya yang pasti besar, kecepatan yang ditempuh bisa membawa energi yang luar biasa besar.

Hasilnya dapat memicu ledakan yang kuat daripada bom atom. Hal itu mampu membumihanguskan wilayah di sekitar jatuhnya asteroid hingga 300 kilometer dari titik radius.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya