Sebuah video juga menunjukkan menunjukkan McLaren P1 berada di jalanan ditelan oleh banjir, dengan ketinggian air yang hampir naik ke atap. Ketinggian air pada saat itu diperkirakan setinggi 1,22 meter, cukup untuk menelan motor sport tesebut.
Jelas ini sebuah bencana besar bagi sang pemilik mengingat McLaren P1 merupakan salah satu mobil langka yang diproduksi pabrikan asal Inggris itu.
Sekadar informasi, McLaren P1 hanya diproduksi sebanyak 375 unit, yang membuat harganya terus melambung tinggi hingga mencapai Rp22,8 miliar.
McLaren P1 dibekali mesin V8 berkubikasi 3.799 cc dengan twin turbochargers, single electric motor hybrid. Mesin itu dapat menyemburkan tenaga 916 PS dan torsi puncak 900 Nm, yang dapat mencapai kecepatan maksimal 350 km/jam.
Kesedihan Ernie bukan hanya McLaren P1 yang terendam banjir, tapi juga Rolls-Royce Phantom berwana putih juga ikut menjadi korban Badai Ian.
(Rizka Diputra)