Apa Alasan Indonesia Tak Punya Senjata Nuklir? Simak Jawabannya

Cita Zenitha, Jurnalis
Kamis 29 September 2022 14:36 WIB
Apa alasan Indonesia tak punya senjata nuklir? Simak jawabannya (Foto: Fotolia/Romolo Tavani)
Share :

JAKARTA - Tentunya ada alasan kenapa Indonesia tidak punya senjata nuklir. Hal ini, kerap dipertanyakan mengingat sejumlah negara di dunia berlomba-lomba menyempurnakannya.

Nuklir adalah salah satu senjata militer paling mematikan yang dikembangkan oleh banyak negara maju di seluruh dunia. Senjata ini digunakan sebagai alat pertahanan negara selama perang dunia.

Sejarah dunia mencatat bahwa Amerika menggunakan tenaga nuklir dua kali selama Perang Dunia II. Saat itu, Amerika membom kota-kota Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki.

Sebenarnya, Indonesia bukan tidak mampu untuk mengembangkan nuklir sebagai senjata mematikan. Ada beberapa hal yang membuat Indonesia tidak melakukan hal tersebut.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah alasan mengapa Indonesia tidak punya senjata nuklir.

Diketahui, Indonesia menjadi bagian dari negara yang masuk ke dalam ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom and Neutrality). Organisasi dibentuk bertujuan untuk menciptakan negara di kawasan ASEAN yang aman, damai, dan bebas dari senjata nuklir.

Indonesia menjadi bagian dari ZOPFAN pada 27 November 1971 bersama dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina.

Namun, pengembangan zona bebas senjata nuklir pertama kali disahkan oleh anggota ASEAN pada 15 Desember 1995 di Bangkok.

Adapun obligasi traktat yang dibuat dan ditandatangani di Bangkok berisi sebagai berikut:

1. Untuk tidak mengembangkan, memproduksi, membeli, mempunyai, atau menguasai senjata nuklir, pangkalan nuklir, ataupun melakukan uji coba atau menggunakan senjata nuklir di manapun juga baik di dalam maupun di luar kawasan Asia Tenggara.

2. Tidak meminta ataupun menerima bantuan berkenaan dengan nuklir.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya