Sekadar informasi, bahan bakar fosil sudah semakin menipis ketersediannya di alam yang membuat industri otomotif nasional telah memulai langkah-langkah. Sebagai contoh, saat ini Indonesia telah menggunakan B30, di mana campuran nabati 30 persen menjadi yang tertinggi di dunia.
Yohannes Nangoi juga memberikan penjelasan lebih lanjut tentang eksistensi kendaraan bermotor listrik di Indonesia. GAIKINDO telah membuktikan eksistensi keberadaan kendaraan masa depan tersebut terhadap masyarakat.
Pada gelaran GIIAS 2022 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, 11-21 Agustus lalu, telah menjual total 1.594 unit kendaraan listrik dan juga hybrid. Jumlah tersebut menggambarkan kesadaran masyarakat untuk memiliki kehidupan lebih baik.
“Total ada 320 kendaraan hybrid dan 1.274 unit kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB/BEV) terjual. Penjualan selama 11 hari tersebut melampaui total penjualan kendaraan bermotor listrik sepanjang 2021,” kata Yohannes.
GAIKINDO juga mencatat pada GIIAS 2022 mencatatkan jumlah merek dan varian kendaraan listrik dan hybrid terbanyak dibandingkan dengan yang pernah ditampilkan pada pameran otomotif di Indonesia selama ini.
(Kurniawati Hasjanah)