JAKARTA - Jika serangga di Bumi punah, sepertinya kiamat akan terjadi. Mengapa hal tersebut punya keterkaitan? Simak selengkapnya berikut ini.
Diolah dari kanal YouTube Kok Bisa?, Sabtu (10/9/2022), serangga merupakan makhluk hidup yang kecil dan sering Anda temui di dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun jumlah serangga sangat banyak dan tidak terhitung, apakah kalian menyadari bahwa populasi serangga saat ini semakin menurun.
Contohnya, capung saat ini sudah jarang ditemui. Apa yang menyebabkan serangga punah? Benarkah jika mereka punah bakal terjadi kiamat?
Populasi serangga turun drastis disebabkan oleh habitat yang hilang karena pembangunan, pemakaian pestisida yang berlebihan, dan tentu saja krisis iklim yang semakin hari semakin tidak terkendali.
Semua hal tersebut, membuat tingkat kepunahan serangga delapan kali lebih tinggi dari mamalia, burung, atau reptil. Karena jumlah populasi terus menurun, diperkirakan semua serangga di dunia ini akan punah dalam kurun waktu 100 tahun lagi.
Kondisi inilah yang mengancam keselamatan makhluk hidup termasuk kita, manusia. Karena sebenarnya serangga memiliki peran yang sangat penting untuk kehidupan seluruh makhluk hidup di dunia.
Faktanya, 75 persen tumbuhan membutuhkan serangga untuk proses penyerbukan. Tanpa serangga, 75 persen tumbuhan tidak akan bisa berkembang biak.
Bukan hanya itu, serangga juga menjadi makanan bagi beberapa hewan seperti burung, kelalawar, ikan, amfibi, dan kadal.
Jika serangga punah, maka rantai makanan makhluk hidup di dunia akan terputus. Ketika rantai makanan hancur, akan ada banyak makhluk hidup kelaparan, termasuk manusia.