2. Terlibat dalam tindakan kebaikan atau amal
Kebaikan-kebaikan sederhana, seperti memuji orang asing di toko dengan bajunya, atau membuat kopi untuk keluarga dan pasangan, bahkan jika baru mendapat rezeki dan ingin bersedekah merupakan tindakan kebaikan yang mampu memberikan rasa kebahagiaan.
3. Ungkapkan rasa terima kasih
Menuliskan hal-hal yang disyukuri, dapat meningkatkan kebahagiaan dan menurukan gejala depresi, menurut sebuah studi tahun 2005 yang dilakukan oleh Martin Seligman, direktur Pusat Psikologi Positif di Universitas Pennsylvania.
4. Melatih perhatian secara penuh
Melatih fokus dengan meditasi, dapat membuat otak fokus pada masa kini daripada masa lalu. Hal ini juga terdapat pada sebuah studi tahun 2011 yang berasal dari jurnal internasional Wellbeing yang juga mengatakan, hal ini dapat meningkatkan perasaan penerimaan diri.
5. Latih belas kasih pada diri sendiri
Di era modern seperti ini, terlalu banyak informasi dan edukasi yang berakhir pada kritikan yang sering didengar. Pada dasarnya, kritik yang berlebihan dapat menghalangi pencapaian dari tujuan yang dimiliki. Maka dari itu penerimaan terhadap diri sendiri adalah kunci dari kebahagiaan.
Itulah hal-hal yang dijelaskan oleh sains mengenai cara meningkatkan kebahagiaan. Semoga bermanfaat.
(Ahmad Muhajir)