"Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer sepanjang/di depan pertemuan massa udara dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembab naik sehingga terbentuklah shelf cloud," ujarnya.
Ida mengatakan dampak dari awan Arcus dapat menimbulkan angin kencang bahkan hujan es.
"Awan ini juga dapat menimbulkan angin kencang, hujan lebat disertai kilat atau petir dan hujan es," jelasnya.
Lebih lanjut, Ida mengimbau apabila melihat awan Arkus agar berlindung.
"Himbauan bila melihat awan tersebut, yakni berlindung dan menjauhi daerah tersebut," pungkasnya.
(Ahmad Muhajir)