Dijelaskan bahwa buku telepon pertama di dunia menyertakan laman cara penggunaan telepon serta cara sapaannya.
Di buku tersebut, tertulis bahwa "halo" lah kata sapaan yang direkomendasikan dan telah disetujui.
Bahkan, di buku yang diterbitkan oleh Perusahaan Telepon Distrik New Haven, Connecticut, pada tahun 1878 (dengan 50 pelanggan terdaftar) itu memberi tahu pengguna untuk memulai percakapan mereka dengan "halo" yang tegas dan ceria.
Dari situlah kata "halo" yang dicetuskan oleh Thomas Edison semakin populer. Penggunaannya pun masih terus hingga sekarang, mengalahkan kepopuleran kata sapaan "ahoy" yang dicetuskan oleh sang pembuat telepon itu sendiri.
(Ahmad Muhajir)