Kendati demikian, sejumlah netizen menyayangkan peristiwa ini terjadi. Ada yang menilai hal ini kurang pantas dilakukan.
"Niat berbagi sudah baik, tetapi caranya kurang pantas," tulis seorang warganet dalam komentar.
Adapun yang memberikan klarifikasi bahwa menyebar uang seperti itu memang sudah biasa di Pekalongan.
"Di Pekalongan, tradisi udik-udikan memang begitu. Bukan bermaksud merendahkan, tetapi sekadar untuk kemeriahan. Tidak ada paksaan untuk ikut. Mohon maaf jika tradisi di sini kurang berkenan bagi sedulur di kota lain," ujar salah satu netizen.
(Ahmad Muhajir)