Knalpot Racing Bikin Boros BBM hingga Merusak Mesin? Ini Faktanya

Bertold Ananda, Jurnalis
Kamis 03 Februari 2022 09:02 WIB
Knalpot Racing (dok ANTARA)
Share :

JAKARTA - Knalpot racing kini menjadi tren modifikasi bagi baik kendaraan roda empat maupun roda dua. Alih-alih membuat tampilan dan suara motor menjadi lebih gahar dan sporty.

Lantas, apakah knalpot racing merusak mesin motor? Perlu Anda ketahui lebih lanjut, pemasangan knalpot racing pada motor yang tidak sesuai standar berdampak buruk bagi motor.

Hal ini akan membuat motor menjadi rusak loh.

Memang memasang knalpot racing akan memengaruhi tenaga dan performa pada motor, namun hasilnya tidak signifikan. Malah jika ditelusuri banyak terdapat hal negatif loh yang perlu menjadi perhatian pemilik kendaraan bermotor.

Apa saja dampak negatifnya, berikut ini ulasan mengenai dampak buruk knalpot racing yang merusak mesin motor.

1. Settingan motor menjadi kacau

Pemasangan kenalpot yang tidak tepat dapat menggangu settingan performa pabrikan motor loh. Sebab, gas buang yang dihasilkan tidak sesuai oleh program ECU dan dapat penyebabkan tenaga ngempos. Alangkah baiknya apabila ingin mengganti knalpot motor perlunya melakukan penyesuaian ulang dengan menggunakan scan komputer.


BACA JUGA:Mobil Hantam 2 Sepeda Motor Lalu Melarikan Diri, Bukti Bahaya Pengaruh Alkohol Saat Berkendara


2. Boros BBM

Ini merupakan hal negatif yang harus di tanggung bagi pemilik kendaraan ketika ingin mengganti knalpot racing. Pasalnya, hal itu berimbas pada pasokan bahan bakar. 

Sebenarnya terdapat dua hal yang menjadikan motor menjadi boros jika menggunakan knalpot racing. Pertama knalpot racing memiliki efek cepet panas sehingga bensin yang disalurkan menjadi lebih banyak. Kedua, yaitu dari segi psikologis, umumnya pemilik yang memakai knalpot racing akan sering menarik gas dalam-dalam untuk menghasilkan suara gahar yang dihasilkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya