Spamhaus menjelaskan, serangan dimulai pada Sabtu tengah malam di New York dengan kampanye berikutnya dimulai pada pukul 2 pagi.
"Tidak ada malware yang dilampirkan ke email," kata Spamhaus.
Baca juga: Buru Hacker, AS Tawarkan Hadiah Rp143 Miliar
Kelompok itu berspekulasi bahwa para peretas mungkin mencoba untuk menjelek-jelekkan Troia atau sedang melakukan serangan yang mengganggu untuk membanjiri FBI dengan panggilan telepon.
(Dyah Ratna Meta Novia)