Dalam sejumlah kasus yang dianalisis, Kaspersky menemukan pengunduh Trojan yang dapat menginstal program berbahaya. Selain itu, ditemukan juga Trojan dan adware lainnya.
Perusahaan asal Rusia itu mengungkapkan, modus pelaku kejahatan siber yakni dengan korban diperlihatkan versi animasi game pertama dari seri serial dan secara bersamaan sebuah Trojan diluncurkan tanpa terlihat, sehingga dapat mencuri data dari berbagai browser pengguna dan mengirimkannya kembali ke server penyerang.
Pintasan (shortcut) juga dibuat di salah satu folder, yang dapat digunakan untuk meluncurkan Trojan setiap kali sistem dijalankan.
Kaspersky juga menemukan mobile malware yang mengeksploitasi ketenaran ‘Squid Game’. Bukan unduhan file Squid Game yang didapatkan, pengguna justru mengunduh Trojan.
Saat aplikasi diluncurkan pada perangkat, ia meminta server kontrol untuk menyelesaikan tugasnya. Ini misalnya bisa berupa, membuka tab di browser atau mengirim SMS ke nomor yang diterima dari server kontrol.