Apalagi, pemerintah Indonesia sendiri sudah menunjukkan dukungan untuk digitalisasi bisnis melalui peta jalan Making Indonesia 4.0.
Sementara itu, di 2021, serangan siber yang teradi paling banyak dan merugikan adalah serangan ransomware ke infrastruktur kritis, industri, maupun instansi pemerintah.
Ada pula aktor-aktor serangan siber yang didukung oleh negara lain maupun perusahaan multinasional dalam era perang data sekarang ini.
"Negara perlu waspada terhadap serangan siber yang menyasar instansi negara dan swasta yang menghimpun banyak data masyarakat." pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)