JAKARTA- Fenomena kesurupan mungkin kerap kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Biasanya orang-orang yang kesurupan mengalami perubahan diri seperti suara yang berubah, tatapan mata menakutkan, hingga melakukan hal yang tak biasa.
Tak hanya sampai disitu beberapa dari mereka bahkan bisa berbahasa asing yang juga disebut xenolalia. Fenomena kesurupan memang kerap dihubungkan dengan hal-hal yang mistis.
BACA JUGA:
- Orang yang Divaksin Covid-19 Disebut Punya Gelombang Bluetooth, Ini Faktanya
- Pertama Kali Bawa Manusia Terbang ke Angkasa, Intip Persiapan Blue Origin
Namun, tahukah Anda ternyata fenomena ini juga ada penjelasan secara ilmiahnya. Menurut buku Kisah 1001 Fakta Sains Tersuper di Dunia, fenomena kesurupan dalam bahasa kedokteran disebut possession trans yang artinya proses sementara pergantian identitas pribadi atau identitas baru.
Pasalnya orang yang kesurupan kerap kali berperilaku seperti orang asing dan aneh. Terkadang orang yang kesurupan juga energinya lebih tinggi dari kekuatannya biasanya. Sehingga biasanya ketika proses kesurupan selesai, mereka akan lupa semua kejadian.
Mereka juga akan merasa lelah lantaran orang yang menolongnya menekan dan menutup jalan napas untuk mengusir makhluk halus.
Bila ditinjau dari sistem saraf, kesurupan merupakan fenomena sistem limbic yang sebagian besar mengatur emosi, tindakan, dan perilaku. Dengan terganggunya emosi dan beratnya tekanan akibat kesulitan maka timbul rangsangan yang mempengaruhi sistem limbic.
Untuk mengetahui orang yang kesurupan atau hanya mengalami reaksi emosi atau histeria. Anda juga dapat memeriksa matanya, bila mereka menahan dengan kuat. Ada kemungkinan itu hanya histeria. Ini juga bisa terjadi massal ketika seseorang sedang bermasalah dalam hidupnya. Kemungkinan yang kesurupan hanya satu atau dua namun kemudian menjalar ke yang lain.
(Pernita Hestin Untari)