JAKARTA- Jumlah pengikut atau followers kerap kali menjadi patokan seberapa populer seseorang di media sosial.Tak sedikit pula yang rela untuk membeli followers demi terlihat keren.
Namun tahukan Anda, ada bahaya yang mengintai saat keranjingan beli followers. Terlebih platform media sosial baik Twitter, Instagram, Facebook, TikTok dan lainnya sama-sama melarang penggunaan followers palsu.
Mereka selalu mengawasi akun-akun yang memiliki aktivitas mencurigakan. Bahkan tak segan untuk membekukan sementara akun tersebut.
Tidak hanya itu, masih ada bahaya lain yang akan ditimbulkan, berikut ulasannya seperti dikutip dari Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Senin (19/7/2021).
1. Interaksi Menjadi Rendah
Saat membeli followers, akun yang didapatkan adalah akun palsu atau bot. Jadi hanya secara jumlah angka yang bertambah, tapi tidak ada interaksi.
BACA JUGA:
- WhatsApp Uji Coba Pencadangan Pesan Terenkripsi di Cloud
- Ashton Kutcher Batal Liburan ke Luar Angkasa Usai Dilarang Istri
2. Sulit Mengukur Performa
Akun Instagram yang memiliki followers palsu bisa membuat knerjanya sulit diukur berdasarkan data. Salah satunya kerena jumlah interaksi tidak sesuai atau relatif kecil dibandingkan jumlah followers.