JAKARTA- Twitter tampaknya kecolongan dengan sistem verifikasi akunya. Beberapa akun palsu alias bot diketahui memiliki lencana terverifikasi atau centang biru.
“Kami telah keliru menyetujui/verifikasi sejumlah kecil akun yang tidak autentik (palsu),” kata Twitter dalam sebuah pernyataan seperti diikutip dari The Verge, Rabu (14/7/2021).
Menindaklanjuti perihal itu, perusahaan pun mengaku telah menangguhkan akun yang dipermasalahkan secara permanen. Pihaknya juga menghapus lencana terverifikasi mereka.
Kendati demikian, insiden semacam ini pun menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana akun dapat diverifikasi sejak awal, dan mengapa proses Twitter tidak menandainya sebelum ditemukan oleh peneliti pihak ketiga.
Terlebih, Twitter baru-baru ini meluncurkan kembali aplikasi verifikasi publik dengan serangkaian kriteria kelayakan yang diubah berdasarkan gagasan akun harus "asli, terkenal, dan aktif " agar layak untuk diverifikasi. Namun ilmuwan data Conspirador Norteño menemukan enam akun centang biru yang telah dibuat baru-baru ini pada 16 Juni.