JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) bersama WhatsApp dan ICT Watch meluncurkan kampanye Literasi Digital, sebagai upaya melawan penyebaran disinformasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan data pribadi.
Salah satu program dalam kampanye ini adalah pelatihan bagi lebih dari 20.000 orang di pelosok Indonesia, mulai dari siswa, guru, orang tua, hingga komunitas-komunitas lokal dan para pelaku UMKM.
Kampanye ini diharapkan dapat membekali masyarakat Indonesia dengan cara menjaga privasi dan keamanan mereka dalam ranah daring.
Baca Juga: Kominfo Temukan 1.387 Konten Hoaks Terkait Covid-19 Sejak Januari 2020
"Selain itu, edukasi cara mengidentifikasi hoaks, terutama terhadap isu seputar COVID-19, juga menjadi fokus dari program ini guna terus mendukung upaya pemerintah menangani pandemi," kata kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Samuel A. Pangerapan, Rabu (17/3/2021).
Baca Juga: Netizen Indonesia Dinilai Kurang Beradab, Pemerintah Bentuk Komite Etik Internet
Ada lima program utama yang menjadi landasan kampanye ini, yaitu Roadshow Seminar & Lokakarya Literasi Digital, Kelas Daring, Gerakan Kaum Muda Anti Hoaks COVID-19, serta Serial Video dan Siniar (Podcast).