“Kami menemukan bahwa sebagian besar pengguna Tor mengarah ke konten web biasa yang mungkin dianggap tidak berbahaya,” kata Jardine, sebagaimana dikutip dari Science Alert, Rabu (2/12/2020).
Meskipun bisa digunakan untuk melakukan kejahatan, namun Jardine menyebut umumnya web gelap digunakan layaknya Chrome atau Firefox secara pribadi. Dengan kata lain, dark web sangat jarang digunakan untuk tindakan kriminal atau kejahatan siber.
Penemuan Jardine dan timnya ini memperkuat bukti bahwa dark web tidak melulu dikonotasikan negatif. Web gelap juga bisa berisi konten yang aman dan legal serta bermanfaat secara sosial.
(Sazili Mustofa)