JAKARTA - Muslim Pro memutuskan menghentikan berbagi data dengan X-Mode, sebuah perusahaan data lokasi, yang telah menjual informasi pengguna aplikasi sholat dan Quran Muslim seluruh dunia kepada militer AS.
Keputusan Muslim Pro tersebut, diambil setelah adanya hasil investigasi Motherboard menemukan Muslim Pro mengirimkan data lokasi ke X-Mode.
"Sehubungan dengan kepercayaan jutaan umat, Muslim Pro segera memutuskan hubungan kami dengan mitra data kami, termasuk dengan X-Mode, yang dimulai empat minggu lalu,” ujar Muslim Pro dilansir Vice Motherboard, Selasa (24/11/2020).
Baca Juga: Aplikasi Muslim Pro Banyak Di-Uninstall Usai Diduga Jual Data ke Militer AS
Melalui analisis teknis dari berbagai aplikasi Android dan iOS, Motherboard menemukan serangkaian aplikasi yang mengirimkan data lokasi ke X-Mode, termasuk Muslim Pro yang mengingatkan pengguna kapan harus sholat dan ke mana arah Mekah dalam kaitannya dengan lokasi pengguna pada saat itu.