Aplikasi Muslim Pro Banyak Di-Uninstall Usai Diduga Jual Data ke Militer AS

Anjasman Situmorang, Jurnalis
Rabu 18 November 2020 16:56 WIB
Ilustrasi smartphone. (Foto: NorWood Themes/Unsplash)
Share :

PENGGUNA aplikasi Muslim Pro memberikan komentar negatif setelah sebuah laporan yang menyebutkan bahwa mereka diduga menjual data pribadi penggunanya ke pihak militer Amerika Serikat. Hal ini memancing berbagai reaksi dari netizen di seluruh dunia.

Baca juga: Miliki 98 Juta Pengunduh, Data Pengguna Aplikasi Muslim Pro Dijual ke Militer AS 

Beberapa di antara mereka mengatakan telah menghapus (uninstall) aplikasi itu dari ponsel. alasannya, mereka khawatir data pribadinya tersebar dan ada pengawasan dari orang lain.

"Jika ada yang menginginkan aplikasi yang sama, jika tidak lebih baik dari Muslim Pro, gunakan QuranMajeed. Tidak ada iklan. Ia juga memiliki opsi untuk menambahkan waktu sholat sebagai widget," tulis akun @flower_nation, seperti dikutip dari Middleeasteye, Rabu (18/11/2020).

Aplikasi ini juga mendapat reaksi keras dari App Store dan Play Store. Netizen meninggalkan ulasan negatif dan memperingatkan orang lain untuk tidak mengunduh aplikasi tersebut.

Baca juga: Ramai di Media Sosial, Petisi Larangan Unggahan Foto Habib Rizieq Shihab 

Melalui tagar #MuslimPro, banyak orang telah membagikan tangkapan layar mereka yang menunjukkan telah menghapus aplikasi tersebut dari ponselnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya