Lima digit berikutnya akan memberi informasi perusahaan mana yang membuat produk itu. Kemudian digit terakhir disebut digit cek yang digunakan komputer memverifikasi semua nomor lain dalam kode telah dipindai atau dimasukkan dengan benar. Jadi setiap digit angka pada barcode sudah tersistem dalam komputer sehingga jika terjadi kesalahan akan muncul peringatan.
Baca juga: Sempat Dianggap Punah, Laba-Laba Rubah Raksasa 8 Mata Kembali Ditemukan
Laporan BizFluent menyatakan produk kecil yang tidak mampu menampung 12 digit akan dipangkas menjadi 6 digit saja, namun tidak menghilangkan arti dari setiap digitnya. Inilah yang disebut barcode UPC-E.
Kemudian ada lagi barcode EAN-13 yang digunakan di seluruh dunia berisi informasi yang sama dengan kode batang UPC-A, tetapi juga menyertakan nomor yang sesuai dengan negara tempat kode batang itu didaftarkan.
(Hantoro)