Nada dengan frekuensi yang tinggi justru tidak membuat laba-laba ini berjungkir balik. Rekaman listrik dari kelompk sel otak tertentu, atau neuron bereaksi terhadap frekuensi tinggi, khususnya antara 1.000 hingga 10.000 Hz.
Baca juga: Alquran dan Sains: Jaring Laba-Laba Rapuh tapi Melindungi Rasulullah
"Kami benar-benar tertarik mengetahui bisakah laba-laba ini mendengar kelelawar?" kata Stafstrom.
Secara umum laba-laba raksasa ini dikenal karena kemampuan penglihatannya yang mengesankan. Mereka memiliki mata terbesar dari laba-laba mana pun. Laba-laba ini akan bersembunyi pada siang hari dan muncul di malam hari dengan dua mata besarnya.
Baca juga: Ditinggal Karantina 3 Bulan, Kentang Perempuan Ini Berubah Menjadi 'Laba-Laba'
(Hantoro)