Menurut MarineBio.org, hiu tope pertama kali ditemukan pada 1758. Mereka tersebar luas di perairan, ditemukan di daerah-daerah seperti Atlantik barat dan timur, Baja California selatan dan Teluk California di Meksiko, serta banyak lagi.
Hiu tope dapat hidup hingga 55 tahun dan diburu karena berbagai alasan, termasuk daging, hati, minyak, dan siripnya. Mereka terdaftar sebagai "sangat terancam punah" oleh IUCN Red List of Threatened Species.
Baca juga: Anak Ikan Hiu Terjaring Nelayan di Sungai Musi Palembang
(Hantoro)