JAKARTA – Melalui jurnal PeerJ, ahli paleontologi dari Museum Sejarah Alam di Luxemberg dan Maastricht umumkan temuan spesies bintang rapuh baru pada Senin (24/8/2020). Temuan ini diberi nama Ophiomitrella floorae, diambil dari nama musisi terkenal berkebangsaan Belanda, Floor Jansen.
Nama itu dianggap sebagai apresiasi atas inspirasi sains dan musik. Dilansir Courthouse News Service, Ophiomitrella floorae diidentifikasi sebagai Echinodermata mirip bintang laut.
Ia diyakini hidup pada masa Cretaceous atau akhir kehidupan dinosaurus. Fosil itu ditemukan 20 tahun lalu di wilayah bekas tambang ENCI HeidelbergCement di dekat kota Belanda oleh seorang kolektor fosil.
Hal unik dari fosil yang ditemukan, kerangka itu masih berada dalam keadaan utuh saat ditemukan. Ini cukup jarang, mengingat umumnya fosil ditemukan hanya beberapa bagian atau dalam kata lain, dalam bentuk pecahan.
Meski utuh, para ahli tidak dapat memastikan secara langsung jika fosil tersebut termasuk dalam spesies bintang rapuh.