Aplikasi iWareBatik Dilengkapi Teknologi Kecerdasan Buatan

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Kamis 20 Agustus 2020 18:01 WIB
(Foto: Google Play)
Share :

JAKARTA - Mahasiswi Indonesia di Universitàs della Svizzera Italiana (USI), Swiss bekerjasama dengan UNESCO meluncurkan aplikasi iWareBatik. Aplikasi ini bertujuan untuk menjadi arsip digital Batik sebagai warisan budaya tak benda, dikutip Setkab.go.id.

Aplikasi iWareBatik bermanfaat guna mengidentifikasi tekstil Batik, nilai-nilai filosofis di balik motifnya, tempat asal dan informasi-informasi lain yang relevan dengan Batik tersebut. iWareBatik diluncurkan dalam bentuk laman iwarebatik.org dan aplikasi ponsel pintar tepat pada 17 Agustus 2020.

Ada 100 lebih motif Batik telah terdokumentasikan, dan masih akan terus diperkaya lagi dengan motif-motif Batik lainnya. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang memungkinkan para pengguna mengetahui motif batik dengan mengambil foto kain batik yang sedang dipakai.

Hingga saat ini, aplikasi tersebut dapat mengidentifikasi beberapa motif batik, yaitu merak, kawung, ampiek, parang, dan akan dikembangkan lebih lanjut di masa yang akan datang.

Puspita Ayu Permatasari, Koordinator Riset Teknologi Komunikasi iWareBatik untuk Batik Indonesia, menyampaikan filosofi dibalik iWareBatik yaitu “I am aware of Batik“.

“Melalui aplikasi ini, kami berharap orang-orang tidak hanya memakai batik (wear) tapi juga memahami (aware) makna batik yang sedang dipakai,” jelasnya.

Sebagai informasi, Puspita kini tengah menekuni Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) untuk Warisan Budaya Tak Benda dan Pariwisata sebagai fokus studi S3-nya di USI.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya