JAKARTA - Bantu penanganan Covid-19, Bill Gates, pendiri sekaligus filantropis Microsoft Corp berencana menyuntikkan dana sebesar USD150 juta atau sekira Rp2,2 triliun untuk membantu distribusi vaksin Covid-19 ke negara miskin dan berkembang.
Dilansir Vox, dana ini diberikan The Gates Foundation kepada Serum Institute – produsen vaksin terbesar di dunia dengan jumlah dosis dan penjualan secara global – untuk memproduksi 100 juta dosis begitu vaksin telah ditemukan.
“Kami berusaha untuk memastikan kami dapat mengakhirinya tidak hanya di negara-negara kaya,” ucap Bill Gates dalam sebuah wawancara bersama Bloomberg News, Selasa (4/8/2020).
Dengan tujuan ini, Gates juga menekankan bahwa dirinya kini fokus pada pengembangan vaksin berbiaya rendah. Mengingat sasarannya adalah mendistribusikan vaksin ke 92 negara miskin dan berkembang di dunia. Adapun 100 juta dosis yang dimaksudkan itu berdasar pada biaya produksi vaksin sebesar USD3 per dosis.
Namun tentunya ini tidak mudah. Menyajikan vaksis ampuh berbiaya rendah sangat bergantung pada bagaimana vaksin nantinya ditemukan. Sebagian dari 28 vaksin yang kini diuji memang berbiaya rendah, salah satunya milik perusahaan farmasi AstraZeneca dan Novavax. Namun adapula yang berbiaya tinggi.