Ahli Paleontologi Temukan Bukti Dinosaurus Mengidap Kanker Ganas

Farah Azka Gazali, Jurnalis
Selasa 04 Agustus 2020 13:32 WIB
(Foto: Royal Ontario Museum/McMaster University)
Share :

JAKARTA - Ahli Paleontologi temukan bukti dinosaurus mengidap kanker ganas di tulang. Dilansir Gizmodo, penemuan ini diperoleh dari hasil analisis ulang pada bagian fibula parsial atau tulang kaki bagian bawah milik Centrosaurus apertus – dinosaurus berkaki empat pemakan tumbuhan dari Cretaceous – yang hidup 76 juta tahun lalu pada periode kapur.

Fibula parsial milik Centrosaurus apertus sudah ditemukan pada 1989 oleh seorang ahli Paleontologi di Alberta, Kanada. Saat ditemukan tulang itu memang memiliki cacat parah, namun diasumsikan sebagai cacat tulang akibat dari patah tulang yang belum sembuh total.

Pada 2017, tulang yang semula dianggap biasa ini pada akhirnya kembali dipertanyakan oleh David Evas, seorang Ketua Paleontologi Veterbrata di Royal Otario Museum (ROM), ia dan timnya menemukan ada keanehan fitur pada tulang tersebut.

Kecurigaan ini muncul mengingat kanker tulang pada dinosaurus atau hewan purba lainnya bukanlah hal baru. Dilansir Science Magazine, sebelumnya para ilmuwan sudah pernah mengidentifikasi tumor jinak pada fosil Tyrannosaurus rex, radang sendi pada Hadrosauria bermata bebek, dan osteosarkoma pada kura-kura berumur 240 juta tahun. Sehingga kejanggalan fitur ini dianggap sebagai kasus serupa.

Sebagai bentuk pembuktian, David Evas dan timnya melakukan penelitian dengan membandingkan fitur tulang milik Centrosaurus apertus dengan tulang manusia pada bagian sama yang menderita osteosarktoma. Penelitian ini melibatkan beberapa ahli, di antaranya Louise Temerty, ahli paleontologi dari Royal Otario Museum dan seorang ahli osteopati di McMaster, Hamilton bernama Snezana Popovic.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya