JAKARTA - Penyedia layanan konferensi video, Zoom kembali menghadapi masalah privasi. Dikutip Sindonews, sebanyak 500.000 lebih data pengguna kabarnya dijual di Dark Web.
Lebih dari 500.000 login Zoom telah ditawarkan untuk dijual di dark web. Harga untuk setiap login adalah 1,25 sen dolar AS atau Rp95 juta untuk seluruh daftar akun yang dijual.
Perusahaan intelijen Cybersecurity Cyble membeli login dari orang yang kemungkinan dari Rusia melalui aplikasi Telegraph.
"Kami terus menyelidiki, mengunci akun yang kami temukan telah dikompromikan, meminta pengguna untuk mengubah kata sandi mereka menjadi sesuatu yang lebih aman, dan sedang mencari penerapan solusi teknologi tambahan untuk meningkatkan upaya kami," kata seorang juru bicara Zoom merespons kebocoran tersebut.
Perusahaan, lanjut dia, telah menyewa perusahaan intelijen untuk menemukan siapa yang bertanggungjawab menjual kata sandi dan alat yang digunakan untuk mengumpulkannya.