CALIFORNIA - Spesies bakteri ditemukan pada air minum di International Space Station (ISS). Analisis mengungkap bakteri ini kabarnya tidak berbahaya dibanding yang ditemui di Bumi, dikutip inews.
Dispenser air di ISS awalnya dikirim pada 2009. Karena membawa air dari Bumi adalah proses yang mahal, para astronot menggunakan filter khusus untuk mendaur ulang air minum.
Air mengandung yodium, pembunuh bakteri, yang disaring sebelum diminum. Namun, setelah dispenser dipasang, analisis menemukan air terkontaminasi bakteri dari genus Burkholderia, sehingga memaksa astronot di stasiun luar angkasa beralih ke sistem air cadangan Rusia.