Kendala Suplai Komponen, Produsen Ini Urung Kembali Merakit Kendaraan di China

Medikantyo, Jurnalis
Senin 10 Februari 2020 19:25 WIB
Ilustrasi pabrik Volkswagen (Foto: Okezone.com/Istimewa)
Share :

Potensi kerugian yang dialami oleh VW Group berkisar 3 miliar Euro atau sekitar Rp45 triliun. Angka itu berdasar target keuntungan yang ditargetkan oleh induk perusahaan asal Jerman itu kepada usaha gabungan yang beroperasi di China. Sebelumnya, produsen itu menargetkan pertumbuhan pasar sebanyak 1 sampai 2 persen pada 2020.

Volkswagen tidak memiliki pabrik di pusat endemik virus korona yaitu Provinsi Hubei. Meski begitu penutupan pabrik sejak bulan lalu merupakan arahan langsung Pemerintah China, seiring merebaknya wabah Coronavirus. VW masih menghitung ketersediaan komponen maupun suku cadang yang dibutuhkan jelang memulai kembali produksinya.

 

Langkah penutupan pabrik untuk sementara itu, menjadi hambatan utama bagi VW mengejar target penjualan kendaraannya di China. Dalam operasi produksi kendaraan di negara tersebut Volkswagen menjalin kerjasama dengan perusahaan lokal seperti SAIC Motor dan FAW Group, dengan lokasi pabrik terbesar di Shanghai dan Tianjin.

(Mufrod)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya