Indonesia membutuhkan strategi proaktif untuk menerapkan Artificial Intelligence (AI) dan otomasi agar mampu bersaing di pasar global dan ASEAN. Semua pemangku kepentingan termasuk pembuat kebijakan, institusi akademik, LSM, dan pelaku bisnis harus melakukan persiapan untuk menghadapi perubahan substansial dalam dunia kerja di masa mendatang.
Kini, setiap perusahaan harus mulai mempersiapkan rencana dan transisi ke masa depan pekerjaan melalui program pembelajaran jangka panjang, baik bagi orang-orang yang terdampak saat ini maupun mereka yang mungkin baru akan terdampak di masa depan.
(Ahmad Luthfi)