Segitiga pengaman mobil merupakan tanda darurat mobil yang biasanya diletakkan di depan atau belakang mobil saat mobil sedang parkir dalam keadaan darurat. Fungsi segitiga pengaman ini sebagai rambu/ tanda peringatan kepada pengendara lain yang akan melintasi jalan agar lebih hati-hati dan waspada karena ada mobil mogok di depan.
Segitiga pengaman mobil ini, seperti dikutip dari keterangan resmi Humas Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta biasanya dipasang di 2 sisi yakni di depan dan belakang mobil. Jaraknya tergantung pemasang (asalkan nyaman untuk dilihat).
Biasanya untuk jalan lurus pemasangan segitiga pengaman ini paling dekat adalah 3 meter sedangkan jarak ideal adalah 10-20 meter. Untuk jalan berliku-liku usahakan pemasangan segitiga pengaman ini berada paling tidak sebelum tikungan, untuk jalan berliku ini jarak maksimal yang digunakan bisa sampai 100 meter dari mobil yang berada dalam kondisi darurat (perbaikan/ kecelakaan) tersebut.
Mengganti segitiga pengaman dengan benda-benda (misalnya batu bata) yang dibentuk segitiga sangat tidak efektif bila hendak memberikan tanda darurat pada pengendara lain. Selain bentuknya yang kecil, warna juga tidak terlihat. Gunakan benar-benar segitiga pengaman yang dibeli di bengkel mobil dan pilihlah yang berkualitas.
Segitiga pengaman mobil biasanya terbuat dari plastik berbentuk segitiga, berwarna merah kombinasi putih (cenderung merah) dengan ukuran sisi-sisinya kurang lebih 30 sampai 40 cm. Segitiga pengaman ini bisa dibeli di bengkel-bengkel mobil/ aksesoris mobil/ sparepart mobil. Harganya cukup murah antara 20 sampai 50 ribu rupiah untuk yang murah.