Mengenal Surili, si Monyet Beruban

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Jum'at 17 Januari 2020 11:04 WIB
Monyet Surili. Foto : Dok. Kementerian Lingkungan Hidup
Share :

Surili merupakan nama dalam Bahasa Indonesia dan Sunda untuk menyebutkan monyet pemakan daun yang penyebarannya hanya terbatas di Pulau Jawa bagian barat. 

Keterbatasan dari keberadaan populasi Surili yang terancam punah di alam inilah yang menjadikannya sebagai maskot pada penghelatan PON XIX Tahun 2016 Jawa Barat.

Surili jawa termasuk ke dalam keluarga Cercopithecidae genus Presbytis. Surili jawa memiliki ukuran tubuh sedang sampai besar. Ciri-ciri khas monyet ini yang membedakan dengan primata lainnya adalah warna bulu abu-abu di seluruh bagian tubuh, namun berwarna putih di bagian dada. Rambut yang menutupi tubuh cukup panjang dan tebal, rambut di kepala memiliki jambul berujung runcing, alis meremang kaku mengarah ke depan.

Sehari-harinya aktivitas Surili Jawa di antaranya adalah bermain dan mencari makan di dalam dan di luar kawasan TNGC. Jenis tumbuhan yang sering menjadi pakan antara lain Kaliandra, Pakis, Kondang, Alpukat, Kopi, Beunying, Bungbuay, Nangka, Melinjo, Nangsi dan sebagainya.

Surili Jawa merupakan hewan yang hidup berkelompok dan umumnya dalam satu kelompok dipimpin oleh satu jantan dewasa dengan anggota betina beserta anak-anaknya.

(Gabriel Abdi Susanto)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya