Kenali Risiko Mengemudi Agresif di Malam Tahun Baru

Medikantyo, Jurnalis
Selasa 31 Desember 2019 19:09 WIB
Sikap agresif bisa muncul saat berkendara di malam pergantian tahun (Foto: Okezone.com/pool)
Share :

JAKARTA - Kemacetan yang sering terjadi di pergantian malam tahun baru, membuat banyak pengemudi melakukan gaya mengemudi yang agresif. Ditengah kemacetan gaya mengemudi tersebut tentu akan berdampak adanya risiko kecelakaan dan kerugian secara materi yakni borosnya konsumsi bahan bakar mobil.

Gaya mengemudi agresif, berdampak pada seringnya pengemudi menginjak pedal gas berkali-kali demi mencapai tujuan, memiliki sejumlah dampak langsung baik dari segi psikologis pengemudi maupun penumpang.

 

Dalam kondisi macet dan ingin sampai di tujuan, tak jarang banyak pengemudi yang melakukan stop & go dengan putaran mesin yang tinggi. Sehingga berdampak pada konsumsi bahan bakar boros.

Risiko lain jika pengemudi melakukan gaya agresif di jalan juga berdampak terhadap risiko terjadinya kecelakaan. Tingginya putaran mesin saat melakukan stop & go, bisa berisiko pengendalian mobil tidak terkontrol yang bisa berakibat terjadinya kecelakaan.

Kondisi tersebut juga bisa membahayakan pengguna jalan lain, khususnya pengendara sepeda motor. Dimana pengemudi yang lepas kendali bisa berujung menabrak pengendara yang juga tengah melintas.

Sifat pengemudi yang agresif seperti ini, terkadang sangat mengabaikan jarak aman antar kendaraannya. Karena ingin cepat sampai tujuan, atau terbebas dari kemacetan yang menjebaknya selama perayaan malam tahun baru.

 

Mengenali bahaya berkendara secara agresif ini bisa menjadi awal pendekatan berkendara selama momentum pergantian tahun karena peningkatan volume kendaraan. Kehati-hatian selama berkendara diharapkan menjaga suasana di sekitar, termasuk penumpang dan anggota keluarga dalam menghabiskan momentum pergantian tahun kali ini.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya