Penggunaan secara tepat yang dimaksud Anjar, salah satunya dengan tidak secara sering menggunakan wiper dalam keadaan kaca yang kering. Gesekan pada kaca bisa membuat aus karet wiper hingga berpotensi menggores kaca depan.
Pengendara bisa mulai menyalakan wiper saat yakin kondisi kaca depan sudah basah. "Gunakan wiper saat kaca sudah terkena air hujan cukup banyak, atau dengan terlebih dahulu menyemprotkan washernya," kata Anjar dalam penjelasannya ke Okezone.
Jika menemukan fungsi wiper menurun saat berkendara dalam cuaca hujan, pengemudi patut mempertimbangkan penggantian. "Lebih baik dilakukan daripada mengalami kesulitan atau kendala saat berkendara," ujar Anjar.
(Mufrod)