JAKARTA- Meskipun masuk dalam daftar entitas Pemerintah Amerika, Huawei mengungkapkan bahwa pihaknya mampu meningkatkan pendapatan pada kuartal III 2019. Kenaikan pendapatanya bahkan mencapai 24,4 persen, menjadi USD86 miliar sejak kuartal I 2019.
Dilansir dari laman Reuters, Kamis (17/10/2019) menurut Huawei, pihaknya berhasil mengirimkan smartphone hingga 85 juta. Huawei sebelumnya sempat khawatir, bahwa pembatasan oleh Pemerintah AS mampu mengurangi pendapatan perusahaan.
Baca Juga: Pemkab Jayawijaya Harap Palapa Ring Dorong Ekonomi Digital Setempat Tumbuh Cepat
Huawei juga melaporkan kenaikan pendapatan semester pertama sebesar 23,2% pada bulan Juli. Huawei merupakan pembuat peralatan jaringan telekomunikasi terbesar di dunia dan pembuat smartphone terbesar kedua.
Baca Juga: Tak Hanya Pixel 4, Google Juga Pamerkan Pixel Buds dan Pixelbook Go
Baca Juga: Tagar 'Deletefacebook' Kembali Trending, Ini Alasannya
(Ahmad Luthfi)