Tugas Besar Produsen Otomotif di Tengah Minimnya Konsumen Tertarik Mobil Listrik

Ilham Satria Fikriansyah, Jurnalis
Selasa 08 Oktober 2019 12:30 WIB
Mobil listrik tengah melakukan pengisian tenaga baterai (foto: Ist)
Share :

Namun nyatanya total hanya terdapat 130 unit SUV Kona yang terjual di dealer Hyundai hingga bulan Agustus lalu.

Lambatnya penjualan mobil listrik tersebut akibat kurangnya dukungan dari pemerintah dalam memfasilitasi kendaraan listrik di India. Selain itu harga kendaraan listrik yang dijual juga terlalu mahal, melebihi harga dari kendaraan berbahan bakar bensin.

Hyundai Kona sendiri dijual di India dengan harga sekitar USD35.000 atau setara Rp500 juta, sementara rata-rata orang India berpenghasilan sekitar USD2.000 atau sekitar Rp28 juta per tahun. Tentu agak sulit bagi masyarakat untuk membeli sebuah mobil listrik.

Beberapa masyarakat di India masih banyak yang membeli mobil dengan harga dibawah dari USD10.000 atau sekitar Rp140 juta. Harga yang dibanderol tersebut merupakan mobil berbahan bakar bensin saja.

Dampaknya tidak lebih dari 8.000 unit kendaraan listrik yang dijual selama enam tahun terakhir di India. Hal ini sangat berbeda jauh dengan Tiongkok, dimana negara tersebut dapat menjual dengan jumlah unit yang sama dalam waktu dua hari saja.

 

Data lain dari bloomberg menyebutkan, terdapat hanya ada 27 mobil listrik untuk setiap 1.000 orang di India. Hal ini berbeda jauh dengan negara Jerman dimana terdapat 570 mobil listrik untuk setiap 1.000 orang.

Tak hanya harga yang menjadi kendala mengapa mobil listrik sulit terjual di India. Faktor infrastruktur yang kurang memadai menjadi salah satu penyebabnya, seperti minimnya tempat pengisian daya ulang baterai mobil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya