Peluncuran tersebut juga menandai dimulainya pemesanan serta penjualan Outlander PHEV kepada konsumen di Indonesia. "Pengadaan riset ini sekaligus menjadi wadah sosialisasi manfaat mobil listrik ke masyarakat. Mitsubishi siap menjadi bagian dari pengembangan energi baru serta top of mind jenama mobil listrik di Indonesia," kata Nakamura.
PLTS Bilacenge di pulau Sumba memiliki kapasitas produksi 700 kWp dengan keunggulan teknologi Sistem Manajemen Energi (EMS) berkat kerja sama dengan perusahaan Kyudenko Co. asal Jepang. Sistem ini dapat membaca kebutuhan pengisian daya mobil listrik sesuai kebutuhan baik saat dimulai hingga mengakhiri transmisi.
(Mufrod)