JAKARTA - Isu penutupan fasilitas pabrik Nissan di Indonesia semakin kencang terdengar. Terlebih dengan munculnya kabar laman berita Japan Times, yang menyebut Nissan Motor Co. menghentikan aktivitas perakitan pada salah satu dari dua fasilitas produksinya di Purwakarta, Jawa Barat.
Langkah penutupan pabrik yang sudah berlangsung lebih dari enam bulan itu diungkap seorang sumber kepada Japan Times. Sosok yang dikabarkan dekat dengan lingkar dalam produsen asal Jepang itu menekankan, bahwa Nissan tidak lagi memproduksi kendaraan rilisannya di Indonesia.
Laporan itu turut mengacu pada data produksi yang diterbitkan secara rutin oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO). Berdasarkan data tersebut, Nissan kali terakhir mencatatkan angka produksi pada Februari 2019 lalu.
Penurunan tingkat produksi kendaraan Nissan di Indonesia, diperkirakan menjadi faktor terbesar di balik penutupan salah satu pabriknya tersebut. Total produksi kendaraan Nissan selama 2018 menyentuh angka 3.468 unit, atau melorot drastis hingga 70 persen dari tahun sebelumnya.
Ganjalan berupa kesulitan pendapatan dari minimnya penjualan kendaraan pun memaksa Nissan melakukan langkah antisipatif. Penjualan sejumlah anak perusahaan, perampingan struktur karyawan, hingga mengurangi model dalam lini kendaraan mereka saat ini. Termasuk, dengan mengurangi kapasitas dan aktivitas produksi di luar negeri seperti Indonesia.
(Mufrod)