4. Mempermudah kontrol kemudi
Kurangnya tekanan ban depan bisa membuat lingkar kemudi terasa lebih berat. Tekanan yang tidak sama antara ban depan sisi kiri dan kanan juga akan mengakibatkan setir sulit dikendalikan, ban cenderung mengarah ke posisi ban yang tekanannya kurang.
5. Meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan
Tekanan angin berlebih atau bahkan kurang merupakan salah satu penyebab terjadinya ban pecah, selain kembang ban yang sudah tipis atau aus. Oleh karena itu, jagalah tekanan ban sesuai dengan buku petunjuk pemilik kendaraan.
6. Jangan kurangi tekanan angin saat mengemudi di cuaca hujan
Banyak pengguna kendaraan yang beranggapan bahwa mengurangi tekanan ban saat hujan bisa memaksimalkan kinerja dari kembangan ban untuk membuang air, padahal ini salah besar. Jika tekanan angin dikurangi saat melintasi jalan basah dapat mengurangi kinerja dari ban itu sendiri, terutama ban mobil.
Harus diketahui juga bahwa ketika berkendara dalam kondisi cuaca panas maka secara otomatis tekanan ban akan bertambah hingga 5 PSI. Sedangkan saat cuaca dingin atau hujan, tekanan ban bertambah hanya 2-3 Psi.
(Mufrod)