Merasakan Kesenyapan Mobil Listrik Terlaris di Dunia

Medikantyo, Jurnalis
Selasa 10 September 2019 11:39 WIB
Mobil listrik Nissan Leaf melaju dalam uji kendara di Karawang, Jawa Barat (Foto: Okezone.com/Medikantyo)
Share :

KARAWANG - Kesiapan untuk mendatangkan model mobil listrik ke Indonesia sebagai langkah mendukung kebijakan Perpres No.55 2019 terkait kendaraan listrik, ditunjukkan Nissan Motor Indonesia (NMI) dengan memboyong dua model kendaraan listrik Leaf dan Note e-Power.

Seiring dengan langkah tersebut, Nissan menggelar sesi uji kendara bagi awak media pada Senin (9/9/2019) di Trek Proving Ground milik Bridgestone Indonesia di Karawang, Jawa Barat.

Okezone Otomotif memiliki kesempatan menjajal langsung performa kendaraan elektrifikasi penuh keluaran Nissan tersebut. Mobil yang kami jajal merupakan generasi kedua dari model Leaf, yang diklaim sudah terjual sebanyak lebih dari 400.000 unit di penjuru dunia.

 

Kesan pertama bertemu dengan mobil ini memang memunculkan keraguan, karena basis sumber tenaganya yang menggunakan paket baterai. Tetapi, rasa tersebut menghilang ketika anda berada di balik kemudi, berkat kondisi kabin yang tidak terlihat berbeda dari mobil biasa.

Langkah untuk dapat mengaktifkan kendaraan ini pun terbilang mudah dengan satu tombol dalam menyalakan kinerja motor listriknya. Kehairan sistem transmisi otomatis dua percepatan membuatnya tidak memiliki banyak perbedaan dibanding kendaraan bermesin konvensional.

 

Hal yang patut menjadi perhatian adalah kekuatan motor listrik ini menghasilkan kekuatan yang mumpuni untuk sebuah mobil kompak, yakni hingga 147 Hp. Sedangkan torsi optimal dari motor listrik ini mencapai 320 Nm. Angka itu terlihat langsung dalam performa Leaf saat melaju di lintasan.

Anda dapat merasakan tarikan layaknya kendaraan bermesin konvensional saat mulai menginjak pedal akselerator mobil itu. Meski responsnya terbilang tak istimewa, kendaraan ini mencatat waktu kurang dari delapan detik untuk menyentuh angka 100 Kpj dari kondisi statis.

Terdapat fitur unik yang dimiliki oleh Nissan Leaf pada pedal akseleratornya. Teknologi e-Pedal yang terletak dalam kendaraan ini membuat kendaraan dapat secara otomatis menurunkan dorongan tenaga dari motor listrik. Kondisi tersebut membuat pengemudi seperti merasakan adanya engine brake seperti kendaraan konvensional.

 

Teknologi ini akan aktif seketika saat pengemudi mengangkat kakinya agak jauh dari pedal gas tersebut. Namun, teknologi ini tidak dapat menggantikan rem kendaraan secara utuh terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan pengereman keras.

Kendali setir mobil ini saat melaju di trek terasa stabil. Terlebih, saat mobil harus melakukan manuver pindah lajur ketika berada dalam kecepatan cukup tinggi. Pemakaian suspensi depan McPherson Strut dan Twist beam axle di bagian belakang turut menopang kenyamanan berkendara melibas permukaan trek yang tidak rata.

 

Dalam kesempatan uji kendara tersebut, mobil ini dipacu hingga menyentuh kecepatan maksimal 140 Kpj dalam tiga putaran di trek milik Bridgestone. Meski menyentuh kecepatan cukup tinggi, rata-rata awak media hanya menghabiskan energi baterai sekitar 2 persen dari kapasitas penuh sebesar 40 kWh.

 

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya