Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi di Sumut kerap mencatatkan nilai yang positif. “Artinya, potensi IKM-nya sangat besar karena IKM secara umum beperan penting memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik itu di daerah setempat maupun nasional,” imbuhnya.
Di Sumut, peluang IKM yang kian tumbuh seperti sektor kuliner dan kerajinan tangan. Apalagi, ditopang melalui potensi masyarakat yang senang dan punya bakat untuk membuat produk-produk kreatif. “Ini bisa kita lihat dari produk makanan, kemasannya dan juga marketingnya. Untuk itu, IKM di sini sangat memiliki prospek yang bagus apabila promosi produknya bisa dilakukan di e-commerce,” tandasnya.
Kepala Dinas Perindustrian Sumut Zonny Waldi menyatakan, IKM di Sumut sampai saat ini tercatat sebanyak 16.510 unit usaha. Dari jumlah industri tersebut, penyerapan tenaga kerja lebih dari 63.000 orang. “Pertumbuhannya akan kami terus tingkatkan ke depannya. Pada tahun 2020, kami akan bantu IKM untuk marketingnya,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumut juga telah mendirikan rumah kemasan untuk memberikan edukasi kepada pelaku IKM. Apalagi, Sumut memiliki produk-produk yang berkualitas. “Misalnya keripik ubi, ada beberapa produk yang sudah mencapai pasar Thailand dan Filipina,” ungkapnya.
(Gabriel Abdi Susanto)