Menurut Dirjen Semuel, peserta idenTIK 2019 sama-sama punya visi mempunyai mengembangkan Startup di Indonesia. Semuel juga menuturkan bahwa komitmen pemerintah untuk menambah Unicorn baru karya anak bangsa harus terus didorong. Salah satu caranya melalui idenTIK 2019 ini.
"Di era digital ini tidak terbatas, semua itu harus dimulai dari mimpi. Mimpi itu harus punya solusinya, solusi itu menjadikan karya. Ini yang harus ditanamkan," ungkapnya.
Menurut Dirjen Aptika, Kementerian Kominfo memiliki program 1000 startup yang nantinya akan memberikan bimbingan kepada para startup yang karyanya menjadi pemenang dalam idenTIK 2019. Bahkan, Kementerian Kominfo tengah berusaha agar pemerintah dapat memberikan bantuan pendanaan dan fasilitas bagi startup-startup yang baru muncul agar bisa terus berkembang. "Ide itu harus tetap jalan dan tidak boleh terhenti karena pendanaan," katanya.
Seleksi Nasional Produk TIK idenTIK 2019 yang diluncurkan pada April 2019 lalu itu diikuti oleh 196 produk dalam 6 kategori yang mengikuti lomba. Acara seleksi berlangsung di sejumlah kota antara lain Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya dan Denpasar. Dirjen Semuel mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi seluruh peserta. "Terima kasih sudah berpartisipasi mewujudkan impian Indonesia. Dengan seribu mimpi, seribu solusi, seribu karya untuk satu Indonesia Raya," kata Semuel.