JAKARTA- Pemerintah AS telah membatasi beberapa perusahaan China seperti Huawei dan ZTE pada perdagangan AS. Produsen drone asal Shenzhen, DJI juga dikabarkan akan terkena imbasnya.
Dilansir dari laman Tech Crunch, Rabu (26/6/2019) pada akhir 2017, kantor Imigrasi dan Bea Cukai pemerintah AS khawatir bahwa mesin terbang yang dilengkapi kamera DJI dapat mengirim data kembali ke China.
Selain itu, Department of Homeland Security sama mengangkat peringatan atas drone komersial dari China tersebut. Dalam sebuah sidang berjudul "Keamanan Drone: Meningkatkan Inovasi dan Mengurangi Risiko Rantai Pasokan" pekan lalu.
Baca Juga: DJI Luncurkan RoboMaster S1 untuk Latih Coding
Sementara itu, Universitas Pertahanan Nasional Harry Wingo mengatakan kepada Subkomite Senat Transportasi , "informasi geospasial Amerika dialirkan ke pusat data China pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini benar-benar memberikan pandangan perusahaan Cina dari atas bangsa kita. "