Para ilmuwan masih tidak yakin dengan ukuran yang tepat dari Ultima Thule, meskipun mereka percaya itu relatif kecil. Dikatakan sekira 100 kali lebih kecil dari Pluto, yang berdiameter hampir 1.500 mil (2.414 kilometer).
Dengan mempelajari objek ini, peneliti berharap dapat mengungkap blok bangunan terkait bagaimana planet-planet terbentuk.
"Penting bagi kita dalam sains planet karena wilayah tata surya ini, yang berada sangat jauh dari Matahari, mempertahankan kondisi aslinya dari empat setengah miliar tahun yang lalu. Jadi, ketika kita terbang dengan Ultima, kita akan bisa melihat bagaimana semuanya kembali pada awalnya," kata Stern.
Baca juga: Kirim Manusia ke Mars, Astronot Apollo 8: Itu Langkah Bodoh
(Ahmad Luthfi)