Lesunya penjualan Sienta di pasar lokal dinilai Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, karena ketatnya persaingan untuk kendaraan Sienta.
"Sienta itu kan model peralihan antara Innova dan Avanza, sehingga pasarnya padat sekali," ungkap Warih, di Jakarta.
Lebih lanjut Warih menjelaskan, mungkin model Sienta ini memang lebih banyak diminati konsumen luar negeri. Di mana angka ekspor Sienta tiap bulannya cukup stabil dan lebih tinggi dari pasar dalam negeri.
(Mufrod)