Menurutnya, para santri yang menjadi generasi penerus bangsa harus disadarkan pentingnya bermedia sosial yang baik dan beretika. Apalagi generasi yang berusia belasan ini sangat rentan terhadap konten konten yang berbau radikalisme. "Harus sedini mungkin ditangkal, kita juga terus melakukan pemblokiran terhadap situs situs yang mengarah ke radikalisme dan terorisme," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, para santri bersama Menkominfo Rudiantara, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi juga mengumandangkan shalawat badar dan menyanyikan Indonesia Raya.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengungkapkan, pihaknya akan meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk terus melacak konten negatif seperti radikal dan mengarah ke paham terorisme. Selain itu juga diperlukan sosialisasi ke sekolah sekolah agar terhindar dari paham paham negatif yang bertujuan merusak sendi sdndi kehidupan bernegara. "Sosialisasi di sekolah terutama SMA dan sederajat menjadi hal yang sangat penting untuk memhamkan mengenai sisi negatif konten lonten berbau radikal dan terorisme," kata dia. suharjono
(Mufrod)