Wiliamson mengatakan, banyak orang yang menuduh para pengembang yang membuat Siri lebih lambat. Namun dia membantah pernyataan tersebut.
“Siri Berjalan dengan lamban, jika memang dia bisa bekerja. Siri penuh dengan bug yang serius. Semua ini datang dari tim pengembang awal Siri, bukan dari saya,” ujarnya.
Dia menambahkan, masalah ini semakin bertambah parah setelah Apple memutuskan untuk menyematkan sistem baru dari perusahaan yang diakuisisi olehnya, yakni Topsy pada 2013 dan VocallQ pada 2015. Bug semakin bertambah banyak.
Baca Juga : Apple Segera Perkenalkan iPhone SE 2?
“Anggota tim Topsy menyatakan tidak ingin bekerja dengan tim Siri, yang mereka anggap lamban dan terhambat oleh infrastruktur awal yang telah ditambal tetapi tidak pernah diganti sama sekali sejak diluncurkan,” jelas William.