JAKARTA - Dua hari sebelum terjun terakhir ke Saturnus, pesawat antariksa, Cassini, mengarahkan kameranya untuk mengambil serangkaian gambar mozaik warna. Pesawat antariksa tersebut mengabadikan penutupan terakhir yang menggugah rasa penasaran netizen.
Para ilmuwan mengumpulkan mozaik warna alami dari 42 foto yang diambil pada 13 September oleh kamera Cassini. Pesawat luar angkasa buatan NASA, yang dikembangkan bersama dengan European Space Agency, terjun ke atmosfer Saturnus pada 15 September untuk mengakhiri misi selama hampir 20 tahun.
Roket penyelidikan hampir kehabisan bahan bakar, dan pejabat NASA ingin memastikan mereka tidak kehilangan kendali pesawat sebelum misi tersebut berakhir.
Baca juga: Hii... Kurang dari 24 Jam Pesawat Cassini Bakal Hantam Saturnus
Cassini mengambil ratusan ribu foto selama misinya, yang mencakup lebih dari 13 tahun di orbit sekitar Saturnus. Sebuah tur yang membawa roket penyelidikan ke bulan Titan dan Enceladus, dua tempat yang memikat para ilmuwan untuk mengirim pesawat luar angkasa lain dengan tujuan mencari kehidupan mikroba.
"Rasanya terlalu mudah untuk terbiasa melihat gambar-gambar baru dari sistem Saturnus setiap hari, menyaksikan pemandangan baru, menyaksikan perubahan," kata Elizabeth Turtle, salah satu rekan imaging team di Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins di Laurel, Maryland.
Ia juga mengatakan, meskipun sulit mengucapkan selamat tinggal, ia merasa sangat beruntung bisa menjadi saksi fenomena yang ada melalui Cassini.
"Selama 37 tahun, pemandangan terakhir Saturnus dari Voyager, bagi saya, merupakan salah satu gambar paling menakjubkan yang pernah ada dalam eksplorasi tata surya," kata Carolyn Porco, mantan anggota tim pencitraan Voyager dan pemimpin tim pencitraan Cassini di Space Science Institute di Boulder, Colorado.
Baca juga: Waduh! NASA Bakal Hancurkan Pesawat Cassini di Saturnus, untuk Apa?
Dengan berakhirnya Cassini, tidak akan ada lagi pesawat luar angkasa yang beroperasi di Saturnus, dan belum ada misi baru ke planet ini yang telah disetujui. Namun, NASA saat ini sedang mempertimbangkan proposal penyelidikan di masa depan untuk mengeksplorasi Enceladus atau Titan yang bisa meluncur sekira 2025.
Bulan Prometheus, Pandora, Janus, Epimetheus, Mimas dan Enceladus tampil di mozaik Saturnus Cassini akhir-akhir ini, bersama dengan cincin terkenal di planet ini serta taburan bintang-bintang yang turut menghiasi. Demikian dilansir dari Space Flight Now.
(Ahmad Luthfi)