PARIS – Chief Executive Aliansi Renault, Nissan dan Mitsubishi yakni Carlos Ghosn mengatakan bahwa ia tidak tertarik untuk mengepakan sayap penjualan Renault ke pasar Amerika Serikat (AS).
Dalam sebuah wawancara dengan Automotive News, Ghosn mengungkapkan bahwa Renault memiliki target pasar yang lebih menggiurkan seperti China dan Rusia yang diklaim sebagai negara berkembang, dan tak perlu repot-repot untuk bersaing di AS.
"Saya tidak memikirkan hal itu. Tidak ada kesempatan untuk itu dalam rencana paruh waktu ini. Prioritas terbesar untuk Renault dalam rencana ini adalah di China dan Rusia. Renault akan menjual 70.000 mobil di China tahun ini dan harus menjual 550.000 pada akhir rencananya. Di Rusia, Renault perlu memastikan berkonsentrasi pada pemulihan Rusia,” ungkap Ghosn.
Baca Yuk: Mini Ungkap si Monster untuk Ajang Dakar Rally 2018
Baca Yuk: Terharu... Pria Ini Lamar Pasangannya saat Kendarai Mobil F1